Sharing Session

Smart Way To Double Your Sales Growth In Short Time

18 Jul 2025
Yetty  Nusrotul Mafazah Yetty Nusrotul Mafazah

Materi

Selamat malam, kawan-kawan semua.

 

Kali ini saya akan membahas topik yang sebenarnya mungkin sudah kita semua ketahui. Namun, saya ingin sekadar mengingatkan kembali, supaya yang sempat “amnesia” atau merasa bingung bisa kembali ingat dan fokus pada hal-hal yang memang seharusnya kita lakukan.

 

Materi kali ini akan saya kemas dengan cara yang sedikit berbeda agar lebih menarik dan enak untuk disimak. Saya juga dibantu oleh asisten saya, Mba Aisyah, yang biasa dipanggil Mba Ai, karena suaranya yang mendayu-dayu 

Di dalam slide presentasi kali ini juga akan ada cukup banyak candaan. Bukan bermaksud untuk tidak serius, tetapi supaya materinya bisa lebih santai, mudah masuk, dan lebih mudah dipahami.

 

Inilah presentasi saya. Silakan dibuka, didengarkan, dan dihayati.

Kalau ada yang lucu, silakan tertawa.

Kalau ada yang belum paham, silakan bertanya.

Dan kalau ada yang sudah paham, mohon bantu menjelaskan, terutama kepada kakak-kakak senior saya.

Terima kasih 

https://youtu.be/SMr_8lHZOkc
 

Edited by Tim IT - PHI Updated 5 days ago

QnA Sesi

Strategi:
Tidak ada strategi khusus, yang penting:

  1. Tentukan target market.
  2. Tentukan produk yang dipasarkan.
  3. Susun prioritas target dari yang paling potensial ke yang paling sulit.
  4. Fokus sesuai kemampuan, selesaikan satu target sebelum lanjut ke berikutnya (kerja efektif, langsung ke inti).

Membangun Hubungan dengan User:
Pendekatan harus disesuaikan dengan karakter user. Penting memahami kebiasaan, latar belakang, dan preferensi mereka, termasuk melalui orang terdekat di lingkungan mereka.

Perhatian sederhana yang tepat sasaran bisa membangun kedekatan. Untuk user tertentu (misalnya berlatar militer), diperlukan sikap disiplin, profesional, dan tepat waktu.

Nothing wrong with that—artinya kita dipercaya dan siap bertempur.

Produk kita tetap bisa masuk ke RS tipe C, karena:

  • Pasien banyak (rujukan pertama)
  • Proses tender lebih sederhana
  • Ada pendanaan (BPJS TK & Jasa Raharja)

Kuncinya pahami produk yang cocok. Mulai dari item yang lebih terjangkau dan kejar kuantitas, lalu bertahap ke alat. Hindari nilai besar di awal—mulai ±200 juta tapi rutin tiap tahun sudah cukup realistis.

Noted

-
Kembali