Materi
Bismillahirrahmanirrahim.
Selamat malam semuanya.
Terima kasih untuk Teteh, Pak Deky, dan Mbak Lili yang selama ini sering membantu kami di Makassar. Akhirnya saya kebagian juga sesi sharing experience malam ini.
Terima kasih juga untuk teman-teman senior dan para bestie. Pada kesempatan ini saya akan berbagi tentang:
DEVELOPMENT CREATE PROJECT
Perjalanan ini dimulai pada tahun 2012, ketika saya “go internasional” ke Indonesia Timur untuk mengembangkan PHI. Makassar–Manado menjadi home base kami saat itu.
Langsung saja saya bagikan bagaimana cara saya melakukan:
DEVELOPMENT CREATE PROJECT
- Karakteristik Indonesia Timur
Wilayahnya sangat luas, namun populasi penduduk tidak sebesar di area Jawa. Ini yang membuat proses menciptakan project dan sales sering terasa seperti asem manis—penuh tantangan tapi juga menyimpan banyak peluang.
- Pembagian Development Area (Core – Middle – Outer)
- CORE — Teaching Hospital & RSUD Kota
Area ini menjadi pusat rujukan, pusat data, dan pusat kebutuhan alat.
Termasuk RSUP Wahidin, RSUP Tadjuddin Chalid, RSUP Prof. Kandou, dan RSUP J. Leimena Ambon. Alhamdulillah seluruh RSUP ini kini telah memiliki Osteopower dan set CMF/SBO berkat kerja keras tim Makassar–Manado.
Well done guys!
Setelah instalasi dan edukasi di RS pusat selesai, barulah kami migrasi ke area Middle.
- MIDDLE — RSUD Provinsi, RSUD Kabupaten, dan Dinkes
Cara pengembangannya sebenarnya sama seperti di area lain, namun ada hal yang harus diperhatikan:
Hal penting di area Middle:
- Hubungan baik dengan user & manajemen RS
- Memahami alur perencanaan anggaran RS
- Mengetahui nomenklatur yang diajukan ke pusat
Biasanya pengajuan kebutuhan RS dilakukan dalam dua tahap:
- Semester I: Februari – April
- Semester II: Juli – Oktober
Contohnya, saat nomenklatur prioritas KJSU masih digunakan, kita bisa mengajukan alat seperti Bard, Osteopower, atau M4. Tahun ini prioritasnya lebih banyak mengarah ke KIA (Ibu dan Anak). Pastikan kita punya data usulan perencanaan yang diajukan ke pusat, supaya pekerjaan lebih mudah dan terarah.
Area Middle yang sudah memiliki instrumen kita:
- Sulawesi Tengah – RSUD Undata & RSUD Anutapura
- Sulawesi Tenggara – RSUD Bahteramas Kendari
- Sulawesi Barat – RSUD Provinsi
- Gorontalo – RSUD Aloei Saboe
- Sulawesi Selatan – RSUD Labuang Baji, RSKGM Gigi & Mulut
- OUTER — Area Jauh dan Kepulauan
Termasuk Maluku, Maluku Utara, Maluku Tenggara, serta seluruh Papua (6 provinsi sekarang). Pengembangan area ini mirip dengan Middle, hanya datanya lebih minim sehingga komunikasi lebih banyak dilakukan via WA atau telepon.
Parameter pengembangan area Outer:
A. User / IBS
B. Perencanaan RS
C. Direktur Pelayanan Medik
D. PPK
E. Direktur Utama
Untuk user, siapkan Telaah/Justifikasi, terutama di Papua yang selalu meminta dokumen ini. Jangan lupa maintain relasi dengan sesama rekan alkes. Banyak informasi penting biasanya datang dari mereka.
Area Outer yang sudah memiliki instrumen:
- Papua: RSUD Dok II Jayapura, RSUD Abepura, RSU Dian Harapan
- Papua Tengah: RSUD Mimika, RSUD Paniai, RSUD Nabire
- Papua Pegunungan: RSUD Wamena, RSUD Karubaga
- Papua Barat: RSUD Kaimana
- Maluku: RSUP J. Leimena Ambon
- Maluku Tenggara Barat: RSUD Magretti
- Maluku Tengah: RSUD Bula Seram
Sedang on progress: RSUD Dok II (tambahan), RSUD Biak, RSUD Mimika. Yang masih menjadi PR: Papua Selatan & Papua Barat Daya.
Hal yang Harus Diperhatikan
Saya ingin berbagi tips penting dari pengalaman pribadi:
- Jika usulan sudah cukup sampai PPK — stop dulu. Tidak perlu ke mana-mana lagi kecuali diminta. Semakin banyak yang disinggahi, biasanya semakin panjang urusannya.
- Pengusul harus dokter organik/PNS.
Usulan dari dokter organik lebih didengar oleh RS maupun pemerintah.
Jika masih dokter kontrak, peluang tetap ada, namun hambatannya lebih banyak.
- Waspadai “pemain lokal” yang mengaku terlibat project.
Di area luar Jawa, hal seperti ini cukup sering terjadi. Makanya penting jaga komunikasi yang rapi dan profesional.
Demikian sharing experience dari saya. Mohon maaf bila ada kekurangan, karena saya juga masih terus belajar. Terima kasih semuanya.